Ikebukuro

Mungkin otaku pemula ada yang tidak tahu tentang tempat ini. Ikebukuro merupakan surga bagi para otaku cewek. Di sini terdapat Otome Road dan Animate Store yang cukup besar. Sebagai cewek otaku, ini adalah suatu tempat yang wajib dikunjungi di Tokyo. Di sana terdapat 2 Animate, yaitu Animate Sunshine yang terletak di Otome Road (merupakan gedung lama Animate Store) dan Animate Store. Animate Sunshine sekarang hanya digunakan sebagai exhibition area saja, jadi bagi kalian yang tertarik untuk melihat cosplayer-cosplayer bisa datang ke tempat ini.

Billboard di depan Animate Store
Kami hanya mengunjungi Animate Store saja. Gedung Animate Store memiliki 9 lantai dan tempat yang cukup luas. Di sini berbagai macam merchandise dari berbagai  anime, termasuk merchandise dari Otome Game. Selain itu ada juga suatu ruangan yang dikhususkan untuk BL section. Wah, ini dia nih surganya para fujoshi.



Baca selengkapnya »






Tokyo Tower

Salah satu ikon terkenal dari Jepang adalah Tokyo Tower. Menara kedua tertinggi di Jepang ini mempunyai tinggi 333 meter. Kalau berkunjung ke sana, kalian harus pikir matang-matang untuk membeli tiketnya karena tiketnya tergolong mahal. Tiket untuk ke Main Observatory (150 meter) harganya 820 yen, sedangkan untuk ke Special Obserbatory (250 meter), yaitu lantai tertinggi di Tokyo Tower, harus membayar 600 yen. Harga paketannya 1420 yen.

Di dekat Tokyo Tower ada sebuah kuil bernama Kuil Zojoji. Kuil ini berjarak hanya beberapa ratus meter dari Tokyo Tower. Di gerbang masuknya berjajar banyak Jizo (patung biksu kecil) yang memakai topi rajutan dan kitiran. Ketika kami mengintip di kuil utamanya, ternyata sedang ada prosesi upacara pemakaman. Kami pergi pelan-pelan agar tidak  mengganggu.

Barisan patung Jizo

Baca selengkapnya »





Osaka-jou

Hari ini adalah hari terakhir kami di Osaka. Pagi-pagi sekali kami berkunjung ke Osaka-jou (Kastil / Benteng Osaka). Seharusnya kami berkunjung ke kastil pada hari pertama, tapi karena jadwal hari pertama kami berantakan, Osaka-jou dikorbankan, karena kami tidak begitu tertarik dengan peninggalan-peninggalan sejarah..

Benteng Osaka

Baca selengkapnya »





Hisashiburi nee~ sekarang kita akan memasuki hari pertama kami di negeri sakura ini.

Setelah 10+ jam perjalanan akhirnya kami tiba di Osaka, kami masih sempat tercengang dengan pemandangan di depan kami. Kami masih nggak percaya kami sudah tiba di negeri impian kami. Sambil menoleh-noleh, kami berjalan melewati imigrasi dan pengambilan bagasi. Waktu nunggu koper kami keluar, ada seorang petugas yang mendekati kami besama dengan seekor anjing Golden. Anjing itu bertugas untuk mendeteksi keberadaan obat-obat terlarang di dalam bagasi yang baru tiba. Penjagaan di Jepang memang ketat banget!

Setelah kami keluar dari Arrival Hall, ternyata sudah jam 10 lebih! 1,5 jam lebih telat dari jadwal kami! Karena itu kami cepat-cepat ke stasiun dan mencari kereta untuk ke penginapan. Sebelum naik kereta, terlebih dulu kami membeli ICOCA dari vending machine di depan stasiun. ICOCA adalah smart card yang digunakan untuk naik-turun kereta.

Rencana awalnya, kami akan bongkar koper dan mandi dulu di hotel. Tetapi ternyata kami tidak boleh check-in sebelum jam 1. Yasudah, setelah kami menitipkan barang di resepsionis, kami langsung ke Kyoto tanpa mandi dulu =_=

Baca selengkapnya »



Persiapan kami untuk pergi ke Jepang bisa dibilang sangat pendek, hanya kurang lebih 3 minggu. Idenya tercetus begitu saja saat kami diberitahu bahwa tour yang kami daftar batal berangkat lagi. Padahal kami tidak pernah travelling berdua, apalagi ke negeri nun jauh di sana. Sempat bingung memikirkan harus menginap di mana, transportasi naik apa, mau kemana saja selama di Jepang, belum lagi mengurus Visa dan sebagainya. Tapi kami tetap nekat berangkat. Kalau tidak, kapan cita-cita ke Jepang terwujud?

Waktu tahu kami akan ke Jepang sendiri, otousan memberi kami beberapa buku tentang travelling ke Jepang. Dari buku-buku itu kami belajar banyak. Dua Buku yang sangat membantu perencanaan kami adalah: Lost in Japan dan Rp2,5 Juta Keliling Jepang. Selain dari buku, website yang paling membantu kami adalah Japan-Guide dan Hyperdia.

Jadi persiapan-persiapan apa saja yang dibutuhkan sebelum ke Jepang?

Baca selengkapnya »




Banyak orang yang enggan untuk jalan-jalan ke Jepang. Alasannya macam-macam: jauh, mahal, tidak bisa bahasa Jepang, dan sebagainya. Benarkah begitu?

Chiharu dan Chiaki baru saja kembali dari liburan ke Jepang bulan lalu. Sebagai penggemar anime, menginjakkan kaki di negara matahari terbit itu adalah keinginan kami sejak kecil. Makannya, perjalanan kami berdua selama seminggu di Jepang ini benar-benar mimpi yang jadi kenyataan. Bagi kalian yang punya mimpi sama seperti kita, jangan takut untuk mewujudkannya!

Baca selengkapnya »