Kamichama Karin (かみちゃまかりん) atau dalam bahasa Indonesia adalah Dewi Karin adalah manga dan anime karya Koge Donbo yang diterbitkan pertama kali pada bulan Januari di Jepang. Kamichama Karin ini bergenre shoujo roman, komedi, dan fantasi. Manganya sudah terbit di Indonesia sebanyak 7 tankubon/volume (sudah tamat). Animenya sudah pernah diputar di Jepang semenjak tanggal 6 April 2007 di TV Tokyo.



Kamichama Karin bercerita mengenai seorang gadis bernama Hanazono Karin yang ditinggal mati oleh kedua orang tuanya. Karin adalah gadis yang ceroboh dan bodoh sehingga dia tidak memiliki teman dan dibenci oleh bibinya yang merawatnya. Satu-satunya teman dan penghiburnya adalah seekor kucing bernama Shi-chan, tapi tak lama kemudian Shi-chan mati. Karin pun kembali bersedih dan yang bisa menyemangatinya saat ini hanya benda peninggalan orang tuanya berupa cincin. Ketika Karin menangis di depan kuburan Shi-chan, tiba-tiba sorang anak laki-laki datang dan bertanya apa yang sedang Karin lakukan. Karin pun menceritakan tentang kucingnya yang mati. Bukannya menghibur Karin yang bersedih, anak laki-laki tersebut malah menghinanya bodoh. Karin sangat marah dan memukul anak laki-laki itu. Setelah dipukul, anak laki-laki itu hanya mengucapkan maaf dengan setengah hati dan pergi meninggalkan Karin begitu saja. Karin menjadi tambah marah.
Keesokkan harinya, ketika ia sedang merenung mengenai kesedihannya, tanpa sengaja Karin menubruk seorang gadis imut bernama Kujyou Himeka. Himeka tidak marah terhadap Karin, malah mengajaknya berteman. Setelah beberapa saat mengobrol, datang anak laki-laki yang mengejek Karin kemarin! Ternyata anak laki-laki itu adalah sepupu Himeka yang bernama Kujyou Kazune. Karin memukulnya lagi karena merasa bahwa Kazune telah menghina Shi-chan. Kazune pun tidak terima dan kembali mengatai Karin. Karin semakin marah dan saat Karin akan meninju Kazune, Kazune melihat cincin yang dikenakan oleh Karin. Kazune terkejut dan segera memperhatikan cincin itu. Karin meronta meminta tangannya dilepaskan dan tiba-tiba saja keluar cahaya dari cincin itu. Mereka bertiga sangat terkejut dan tidak bisa berkata-kata. Karin takut, jangan-jangan cincinnya rusak, dia marah dan melempar tasnya pada Kazune kemudian melarikan diri.
Keesokkan harinya, terjadi sesuatu yang aneh pada Karin. Tiba-tiba Karin memperoleh nilai yang bagus, dapat berlari dengan cepat, kepercayaan diri yang tinggi, dan keinginannya untuk terjadi badai pun terwujud. Karin ketakutan dan kembali ke kuburan Shi-chan. Di kuburan itu, Karin bertemu dengan seorang pemuda misterius yang tiba-tiba menyapa Karin dengan sebutan kami-sama (sang dewi).

Apa yang sebenarnya terjadi? Siapa pemuda itu dan apa hubungannya dengan cincin milik Karin?

click it!

credit : wikipedia